Rental Mobil di Bantul

Apakah anda sedang mencari rental mobil di Bantul?

Rental mobil di Bantul murah – Website ini kami buat untuk mempermudah anda menemukan layanan kami. Kami sebagai perusahaan Tour & Travel yang berdomisili di Yogyakarta siap melayani kebutuhan transportasi anda. Layanan rental mobil kami tersedia dalam beberapa paket, yaitu rental mobil + sopir & rental mobil + sopir + bbm. Mobil yang kami sediakan bisa anda pilih sesuai kapasitas atau keperluan anda. Disini, tersedia mobil Avanza, Grand Innova, All New Innova Reborn, Isuzu ELF Short / Long, Toyota Hiace, Toyota Fortuner & Toyota Alphard. Semua tipe mobil yang kami tawarkan ini hanya bisa anda sewa dengan sopir saja. Kami tidak melayani sewa mobil lepas kunci di Bantul.

rental mobil di bantul, sewa mobil di bantul

Perlu anda ketahui, Bantul saat ini adalah daerah yang berkembang pesat. Mulai dari Pendidikan, Teknologi, Ekonomi maupun Pariwisata. Kota Bantul mempunyai banyak sekali lokasi wisata yang cantik & wajib dikunjungi saat anda berlibur di Kota Yogyakarta. Tak heran jika saat longweekend, jalanan di Bantul mulai sedikit macet. Hal ini membuktikan bahwa Bantul telah banyak di datangi oleh wisatawan daerah maupun luar daerah. Tempat favorite yang mereka kunjungi seperti Kebun Buah Mangunan, Puncak Paralayang, Pantai Parangtritis, Hutan Pinus, serta masih banyak tempat wisata lainnya.

Tak kalah menariknya anda yang datang ke Yogyakarta harus mencicipi beberapa kuliner yang sudah terkenal & populer di kalangan wisatawan yang datang ke Jogja. Memang kalo berwisata namun tidak mencicipi kuliner khas daerah rasanya kurang pas. Kami akan menginformasikan sedikit tentang kuliner di Jogjakarta yang rekomended berdasarkan TripAdvisor. Silahkan klik tautan berikut ini: https://www.tripadvisor.co.id/Restaurants-g2304084-Bantul_Yogyakarta_Region_Java.html

Harga Rental Mobil di Bantul Dengan Sopir Paket 12 Jam

TIPEMobil + SopirMobil + Sopir + BBM
Toyota AvanzaRp. 300.000,-Rp. 400.000,-
Grand InnovaRp. 400.000,-Rp. 500.000,-
Toyota Innova RebornRp. 550.000,-Rp. 650.000,-
Isuzu ELF ShortRp. 650.000,-Rp. 750.000,-
Isuzu ELF LongRp. 900.000,-Rp. 1.000.000,-
Toyota HiaceRp. 900.000,-Rp. 1.000.000,-
Toyota FortunerRp. 1.200.000,-Rp. 1.500.000,-
Toyota AlphardRp. 2.500.000,-Rp. 3.000.000,-

Ketentuan:

  • Harga diatas kami berikan khusus untuk warga di Wilayah Bantul & Sekitarnya
  • Harga diatas adalah harga pas & termasuk sopir
  • Untuk pemakaian keluar kota Yogyakarta / Bantul bisa di diskusikan dengan admin kami
  • Harga diatas belum termasuk biaya parkir jika ada
  • Harga diatas tidak berlaku saat hari libur Lebaran, Natal & Tahun Baru
  • Harga bisa berubah sewaktu-waktu

Sejarah Kota Bantul

Bantul memang tak bisa dilepaskan dari sejarah Yogyakarta sebagai kota perjuangan dan sejarah perjuangan Indonesia pada umumnya. Bantul menyimpan banyak kisah kepahlawanan. Antara lain, perlawanan Pangeran Mangkubumi di Ambar Ketawang dan upaya pertahanan Sultan Agung di Pleret. Perjuangan Pangeran Diponegoro di Selarong. Kisah perjuangan pioner penerbangan Indonesia yaitu Adisucipto, pesawat yang ditumpanginya jatuh ditembak Belanda di Desa Ngoto. Sebuah peristiwa yang penting dicatat adalah Perang Gerilya melawan pasukan Belanda yang dipimpin oleh Jenderal Sudirman (1948) yang banyak bergerak di sekitar wilayah Bantul. Wilayah ini pula yang menjadi basis, “Serangan Oemoem 1 Maret” (1949) yang dicetuskan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono IX.

Tolok awal pembentukan wilayah Kabupaten Bantul adalah perjuangan gigih Pangeran Diponegoro melawan penjajah bermarkas di Selarong sejak tahun 1825 hingga 1830. Seusai meredam perjuangan Diponegoro, Pemeritah Hindia Belanda kemudian membentuk komisi khusus untuk menangani daerah Vortenlanden yang antara lain bertugas menangani pemerintahan daerah Mataram, Pajang, Sokawati, dan Gunung Kidul. Kontrak kasunanan Surakarta dengan Yogyakarta dilakukan baik hal pembagian wilayah maupun pembayaran ongkos perang, penyerahan pemimpin pemberontak, dan pembentukan wilayah administratif.

Tanggal 26 dan 31 Maret 1831 Pemerintah Hindia Belanda dan Sultan Yogyakarta mengadakan kontrak kerja sama tentang pembagian wilayah administratif baru dalam Kasultanan disertai penetapan jabatan kepala wilayahnya. Saat itu Kasultanan Yogyakarta dibagi menjadi tiga kabupaten yaitu Bantulkarang untuk kawasan selatan, Denggung untuk kawasan utara, danKalasan untuk kawasan timur. Menindaklanjuti pembagian wilayah baru Kasultanan Yogyakarta, tanggal 20 Juli 1831 atau Rabu Kliwon 10 sapar tahun Dal 1759 (Jawa) secara resmi ditetapkan pembentukan Kabupaten Bantul yang sebelumnya di kenal bernama Bantulkarang. Seorang Nayaka Kasultanan Yogyakarata bernama Raden Tumenggung Mangun Negoro kemudian dipercaya Sri Sultan Hamengkubuwono V untuk memangku jabatan sebagai Bupati Bantul.

Tanggal 20 Juli ini lah yang setiap tahunnya diperingati sebagai Hari Jadi Kabupaten Bantul. Selain itu tanggal 20 Juli tersebut juga memiliki nilai simbol kepahlawanan dan kekeramatan bagi masyarakat Bantul mengingat Perang Diponegoro dikobarkan tanggal 20 Juli 1825.Pada masa pendudukan Jepang, pemerintahan berdasarkan pada Usamu Seireinomor 13 sedangakan stadsgemente ordonantie dihapus. Kabupaten Memiliki hak mengelola rumah tangga sendiri (otonom).

Kemudian setelah kemerdekaan, pemerintahan ditangani oleh Komite Nasional Daerah untuk melaksanakan UU No 1 tahun 1945. Tetapi di Yogyakarta dan Surakarta undang-undang tersebut tidak diberlakukan hingga dikeluarkannya UU Pokok Pemerintah Daerah No 22 tahun 1948. dan selanjutnya mengacu UU Nomor 15 tahun 1950 yang isinya pembentukan Pemerintahan Daerah Otonom di seluruh Indonesia.

Seiring dengan perjalanan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan silih bergantinya kepemimpinan nasional, kini ini Kabupaten Bantul telah mengalami kemajuan pesat diberbagai bidang dibawah kepemimpinan Drs. HM. Idham Samawi yang menjabat sejak akhir tahun 1999.

PROJOTAMANSARI

PRODUKTIF – PROFESIONAL

  • Dalam Arti Bahwa Semua Potensi Daerah Baik Sumber Daya Alam Maupun Sumber Daya Manusianya Dapat Berproduksi Sehingga Mampu Memberikan Andil Terhadap Pembangunan Daerah, Juga Harus Profesional Dalam Arti Kata Penekanan Kepada Setiap Warganya Dari Berbagai Profesi, Agar Mereka Betul-Betul Matang Dan Ahli Dibidangnya Masing-Masing. Tolak Ukur Profesionalisme Ini Dapat Dilihat Dari Kualitas Hasil Kerjanya Dihadapkan Dengan Efisien Penggunaan Dana, Sarana, Tenaga Serta Waktu Yang Diperlukan.

IJO ROYO-ROYO

  • Dalam Arti Tidak Ada Sejengkal Tanah pun Yang Ditelantarkan Sehingga Baik Di Musim Hujan Maupun Di Musim Kemarau Di Manapun Akan Tampak Suasana Yang Rindang, Perlu Diingatkan Kepada Masyarakat Bantul Bahwa Bagaimanapun Bantul Tumbuh Terlebih Dahulu Sebagai Kawasan Agronomi Yang Tangguh Dalam Rangka Mendukung Tumbuh Berkembangnya Sektor Industri Yang Kuat Di Masa Mendatang.

TERTIB

  • Dalam Arti Bahwa Setiap Warga Secara Sadar Menggunakan Hak Dan Kewajibannya Dengan Sebaik-Baiknya Sehingga Terwujud Kehidupan Pemerintahan Dan Kemasyarakatan Yang Tertin Semuanya Secara Pasti, Berpedoman Pada Sistem Ketentuan Hukum / Perundang-Undangan Yang Esensial Untuk Terciptanya Disiplin Nasional.

AMAN

  • Dalam Arti Bahwa Terwujudnya Tertib Pemerintahan Dan Tertib Kemasyarakatan Akan Sangat Membantu Terwujudnya Keamanan Dan Ketentraman Masyarakat, Kondisi Aman Ini Perlu Ditunjang Demi Terpeliharanya Stabilitas Daerah.

SEHAT

  • Dalam Arti Bahwa Tertibnya Lingkungan Hidup Yang Akan Dapat Menjamin Kesehatan Jasmani Dan Rokhani Bagi Masyarakat/Manusia Yang Menghuninya.

ASRI

  • Dalam Arti Bahwa Upaya Pengaturan Tata Ruang Di Desa Dan Di Kota Dapat Serasi, Selaras Dan Seimbang Dengan Kegiatan-Kegiatan Manusia Yang Menghuninya Sehingga Akan Menumbuhkan Perasaan Kerasan, Asri Tidak Harus Mewah Tetapi Lebih Cenderung Pemanfaatan Potensi Lingkungan Yang Bersandar Pada Kreatifitas Manusiawi.

Demikian informasi rental mobil di Bantul yang kami tawarkan. Untuk informasi harga sewa mobil lainnya, silahkan anda klik link berikut ini: Sewa mobil di Jogja