Wajib Anda Ketahui Jika Mobil Anda Berasap Putih atau Hitam

asap putih pada mobil

Asap Putih Pada Kendaraan

Ada dua kemungkinan yang dapat menyebabkan mobil diesel berasap:

  1. Setingan injection pump kurang tepat timingnya.. (asap hitam)
  2. Ada kebocoran oli masuk ke ruang bakar.. (asap putih)

Penyebab Oli masuk ke ruang bakar:

  1. Piston aus: Tanda tanda silinder harus oversize ditandai juga dengan semakin loyonya tenaga motor,selain keluar asap putih.
  2. Ring olie yang aus: Tugas ring Ring oli adalah memberikan pelumasan kepada dinding silinder.Salah satu Akibat dari ring olie yang aus adalah tidak mampu menahan olie agar tidak merembet kedalam ruang silinder.
  3. Sil klep yang sudah mengeras atau sobek: Hal ini juga bisa mengakibatkan olie bocor kedalam ruang bakar.Sil klep yang sudah mengeras akan menyebabkan batang klep menjadi longgar,sehingga menjadi jalan bagi olie untuk masuk kedalam ruang bakar.
  4. Paking antara blok dan kop silinder yang tidak terpasang dengan baik: Hal ini juga bisa mengakibatkan olie bocor kedalam ruang bakar.

Penting!!

Permasalahan pada mesin mobil yang sering terjadi adalah penurunan performa mesin seperti tenaga/ akselerasi, getaran mesin yang lebih besar, sampai munculnya asap putih pada knalpot mobil. Kali ini kita akan membahas mengenai cara mengidentifikasi kerusakan mesin melalui gejala dan sedikit pemeriksaan.

Hal yang kerap terjadi pada mesin mobil adalah mesin pincang dan asap putih, mesin pincang disini berarti ada ketidakseimbangan pada ruang bakar (silinder) dalam mesin mobil yang mana biasanya mobil memiliki 4 atau lebih silinder, jika 1 dari 4 silinder tersebut bermasalah bisa dikatakan mesin pincang. Mesin pincang ini bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti busi mati, injektor buntu, tekanan kompresi yang lebih lemah pada salah satu silinder.

Sedangkan keluarnya asap putih pada bagian knalpot mobil disebabkan oleh ausnya komponen ring piston atau seal klep, ausnya ring piston atau seal klep akan menyebabkan meresapnya oli dari mesin ke ruang bakar sehingga oli ikut terbakar, dan hasil dari pembakaran oli tersebut adalah asap putih yang keluar melalui knalpot mobil.

Keluarnya asap putih maupun kondisi mesin mobil yang pincang biasanya membuat kompresi pada ruang bakar (silinder) mobil berkurang, jika kompresi berkurang maka pembakaran bahan bakar menjadi tidak efektif, tenaga berkurang dan boros bahan bakar. Untuk mengetahui dimana letak kerusakan atau permasalahan pada mesin, kita akan melakukan identifikasi pada kompresi.

Berikut yang mempengaruhi turunnya kompresi mesin:

  • Gasket silinder head bocor atau terbakar
  • Silinder block retak
  • Piston retak atau berlubang
  • Seal klep bocor
  • Silinder head block retak atau melengkung
  • Klep bocor
  • Ring piston aus atau bocor

Untuk mengetahui silinder yang mana mengalami kebocoran tekanan (penurunan kompresi) bisa menggunakan alat ukur kompresi yakni Compression Tester, sebagai catatan tekanan untuk mobil diesel dan bensin berbeda yang mana kompresi mobil diesel jauh lebih besar daripada mesin bensin, berikut prinsipnya:

  • Mobil bensin idealnya memiliki tekanan ruang bakar (kompresi) antara 140 Psi hingga 220 Psi (9,5 Bar hingga 15 Bar).
  • Mobil mesin diesel idealnya memiliki kompresi ruang bakar 600 Psi atau 42 Bar.
  • Mobil bensin dikatakan kompresinya kurang jika memiliki tekanan (kompresi) kurang dari 100 Psi atau 7 Bar.
  • Selisih tekanan pada masing-masing silinder dikatakan cukup baik jika pada masing-masing silinder terpaut tekanan tidak lebih dari 7,2 Psi atau 0,5 Bar.

Jika pecinta otomotif ingin memeriksa berapa tekanan pada ruang bakar mobil diesel hendaknya memilih alat tester yang memiliki range cukup besar yakni sampai 1000 Psi atau 70 Bar, mengingat karakteristik mobil diesel adalah memanfaatkan tekanan tinggi untuk membakar solar.

asap hitam pekat pada mobil

Asap Hitam Pekat Pada Kendaraan

Kendaraan yang bermesin diesel adalah kendaraan yang identik dengan kendaraan yang mengeluarkan gas buang hitam. Namun apabila gas buang yang dihasilkan tebal/pekat itu mengindikasikan bahwa ada masalah dalam mesin tersebut. Ada beberapa hal yang menjadi penyebab asap hitam dari diesel, antara lain :

  1. Saringan udara kotor: Meskipun volume penyemprotan pada pompa injeksi sudah sesuai, tapi karena saringan udara kotor, maka udara yang masuk ke dalam silinder tidak sebanding dengan solar yang disemprotkan (udara terlalu sedikit). Solar tidak terbakar dengan sempurna, akibatnya asap hitam. Oleh karena itu secara periodikal, bersihkan saringan udara tersebut atau kalau memang sudah rusak perlu penggantian.
  2. Bentuk penyemprotan nosel injeksi tidak bagus/ada tetesan: Bentuk penyemprotan atau ada tetesan pada nozel injeksi akan menyebabkan solar tidak bercampur dengan udara secara sempurna. Sebagian solar tidak terbakar sehingga asap yang dihasilkan dari kendaraan akan berwarna hitam. Maka dari itu, pemeriksaan tahanan injeksi, bentuk penyemprotan dan tetesan pada injektor.
  3. Saat penyemprotan terlambat: Solar juga tidak akan terbakar dengan sempurna. Penyebab ketidaksempurnaan proses pembakaran ada beberapa hal, di antaranya saluran dan klep injektor yang kotor karena tersumbat oleh kotoran yang terbawa bahan bakar, atau karena waktu pengabutan yang tidak stabil.
  4. Taken turbo cargher kurang: Pada motor-motor yang dilengkapi dengan sistem pengisian udara tekan pengisian silinder akan berkurang bila tekanan pengisian kurang. Hal ini disebabkan kerusakan pada turbocarjer itu sendiri atau kebocoran-kebocoran pada salurannya
  5. Knalpot/saluran gas buang tersumbat: Pada mesin dengan turbocarger, knalpot yang tersumbat akan menyebabkan asap hitam. Apabila gas buang tidak keluar silinder dengan lancar, maka udara bersih yang masuk kesilinder berkurang, tetapi jumlah penyemprotan bahan bakar tetap sesuai untuk pengisian udara yang normal. Periksa selalu dan bersihkan knalpot atau ganti bila perlu.
  6. Volume penyemprotan tidak sesuai (terlalu banyak): Sampai batas tertentu, penambahan volume penyemprotan akan menambah daya motor, tapi penambahan volume yang terlalu banyak tidak akan menaikkan lagi daya motor dan akan mengakibatkan asap hitam karena solar tidak terbakar dengan sempurna.
  7. Seal Mesin AUS: Ihwal asap pekat yang lebih tebal dari biasanya, kemungkinan besar ada kebocoran oli mesin yang merembes ke ruang bakar, karena seal atau lapisan karet di sambungan antar bagian mesin atau di blok mesin robek. Sehingga tetesan oli tersebut ikut terbakar di ruang bakar dan menghasilkan asap yang pekat dari knalpot.
  8. Perangkat ECU tidak akurat: Penyebab lainnya timbulnya asap yang pekat dan getaran mesin adalah kinerja Electronic Control Unit (ECU) yang merupakan otak dari berbagai peranti mesin termasuk injektor sudah tidak akurat. Walhasil, timing (waktu) dan banyaknya semburan bahan bakar tidak tepat.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page