Pasar di Indonesia Yang Paling Terkenal dan Ramai Pengunjung

Pasar di Indonesia Yang Paling Terkenal dan Ramai Pengunjung – Pada kesempatan kali ini kami akan menuliskan nama-nama pasar di Indonesia yang paling terkenal dan banyak sekali di kunjungi oleh pembeli dari warga daerah maupun wisawatan.

Pada saat melakukan perjalanan ke kota lain atau berwisata, salah satu kegiatan yang paling sering di lakukan wisatawan adalah berkunjung ke pasar tradisional. Di Indonesia sendiri terdapat banyak sekali pasar tradisional di setiap kotanya, namun hanya ada beberapa pasar yang menjadi incaran baik itu wisatawan lokal dan luar negeri. Ketertarikan pengunjung akan pasar tradisional dikarenakan tempatnya yang memang masih sederhana dan di setiap kota kondisi pasarnya berbeda-beda. Berikut ini adalah daftar nama pasar yang terkenal di Indonesia lengkap dengan alamatnya.

Pasar di Indonesia Yang Terkenal

pasar lereng bukittinggi

Pasar Atas dan Pasar Lereng (Sumatera Barat)

Salah satu pasar yang paling terkenal di Indonesia adalah Pasar Atas dan Pasar Lereng yang berada di Bukittinggi. Bukittinggi merupakan salah satu kota kecil di Indonesia yang memiliki keindahan alam luar biasa mempesona. Dimana kota ini adalah tempat lahirnya Bung Hatta yang merupakan wakil presiden Negara Indonesia yang pertama kali. Bukittinggi juga merupakan salah satu destinasi wisatawan yang paling banyak di kunjungi di wilayah Sumatera Barat. Selain menyukai wisata alam dan sejarahnya, wisatawan yang datang ke Bukittinggi juga seringkali mengunjungi pasar-pasar tradisional yang menjual aneka barang dan jajanan khas daerah.

Pasar Atas di Bukittinggi adalah pusat pasar bagi mereka yang ingin membeli beragam kain siap jahit. Yang menjadi primadona di Pasar Atas ini adalah kain songket. Kain songket sendiri terdiri dari 4 jenis yaitu kain songket benang satu, kain songket benang dua, kain songket benang tiga dan kain songket benang empat. Kain songket yang terbuat dari empat benang di jual dengan harga yang paling murah. Selembar kain songket benang empat rata-rata di jual dengan harga 700rb-an sedangkan untuk kain songket benang satu di tawarkan mulai 2 juta rupiah per kain.

Selain tersedia kain songket, Pasar Atas juga menjual beraneka ragam cinderamata khas Ranah Minang. Cinderamata tersebut antara lain adalah gelang, kalung, tas, sandal etnik, hingga gantungan kunci Jam Gadang.

Setelah puas mengelilingi Pasar Atas, saatnya turun untuk mengelilingi Pasar Lereng. Dinamakan Pasar Lereng karena kontur pasarnya yang memang miring. Pasar Lereng ini merupakan pusat kuliner khas Sumatera Barat. Tersedia banyak sekali makanan tradisional khas Sumatera Barat yang ada di pasar ini. Anda bisa mencicipi berbagai kuliner siap saji di antaranya Karakaliang, Dadiah, Keripik Balado dan pastinya Nasi Kapau. Hanya dengan mengeluarkan uang 30rb saja anda sudah bisa menikmati nasi kapau lengkap dengan minumannya.

Pasar Tanah Abang

Pasar Tanah Abang (Jakarta)

Jakarta yang merupakan kota yang paling modern di Indonesia ternyata masih terdapat banyak pasar tradisional. Salah satunya adalah Pasar Tanah Abang. Pasar Tanah Abang Jakarta merupakan pusat jika anda ingin mencari berbagai macam kain yang berasal dari seluruh Indonesia. Pasar Tanah Abang sudah sangat terkenal karena menjual beraneka ragam kain dengan harga grosir. Pasar Grosir Blok A merupakan lokasi yang banyak sekali pengunjungnya. Apalagi jika musim libur terutama di saat menjelang lebaran, Pasar Tanah Abang akan selalu di padati oleh pengunjung.

Jika anda mencari kain aneka bahan, anda bisa mencarinya di lantai B2 atau lantai yang paling bawah di Pasar Grosir Blok A. Namun jika anda ingin mencari kain batik, anda bisa langsung naik ke lantai 3. Selain itu anda juga bisa menemukan baju-baju muslim yang bisa di temui di lantai 5. Bagi anda yang ingin mencari pakaian modern untuk anak muda, anda bisa langsung naik ke lantai 6. Toko-toko yang berada di lantai 6 ini menjual pakaian modis ala butik. Semua produk yang di jual di Pasar Tanah Abang tentu harganya lebih murah namun kualitas juga tidak boleh di pandang sebelah mata.

Perlu di ingat, apabila anda sedang berjalan-jalan di Pasar Tanah Abang Jakarta, silahkan amankan tas dan barang anda dengan baik agar tidak terjadi hal yang tidak anda inginkan. Oh ya, jangan lupa untuk melakukan tawar-menawar untuk setiap pembelian.

pasar senen jakarta

Pasar Senen (Jakarta)

Jika anda berjalan-jalan di kota Jakarta jangan lupa untuk berkunjung ke Pasar Senen. Salah satu pasar di Jakarta yang banyak di kunjungi wisatawan karena keunikannya yaitu bercampurnya barang dagangan seperti pakaian bekas, onderdil dan kue basah. Pasar Senen merupakan pusatnya pakaian bekas, onderdil kendaraan bermotor baik itu mobil dan motor hingga pasar kue yang berlangsung mulai malam hari hingga subuh.

Pada bagian dalam pasar terdapat aneka baju, celana, jaket, kemeja, tas, sepatu, sandal hingga korden yang tersedia di 3 lantai dan bisa di kelilingi oleh pengunjung. Selain itu di Pasar Senen juga terdapat beraneka ragam aksesoris seperti gelang, kalung, topi, pasmina, jeans, syal dan lain-lainnya dengan harga yang relatif murah. Harga pakaian bekas yang di jual di Pasar Senen mulai dari seribu rupiah hingga 200rb rupiah untuk yang paling mahal, biasanya ini adalah harga untuk jeans.

Di saat menjelang malam hari, pelataran Pasar Senen ini di sulap menjadi pasar kue tradisional hingga pagi hari. Para penjual kue di Pasar Senen mulai membuka lapaknya pada pukul 17.00 WIB. Tepat pada saat itu juga para pembeli bisa langsung menyerbu dagangan para penjual kue. Aneka kue yang bisa di temui di Pasar Senen antara lain kue lemang, pukis, tape, brownies, roti, tart, kue lapis dan kue-kue tradisional lainnya khas Indonesia. Untuk masalah rasa tentunya tidak akan kalah dengan kue-kue di toko juga harganya di jamin lebih murah dan terjangkau.

Untuk satu dus kue yang berisi 3-15 kue anda bisa membelinya dengan harga 5rb-10rb rupiah saja. Harga satu dus cake dadu yang di potong kecil-kecil di jual dengan harga 15rb rupiah. Untuk chiffon cakes, brownies dan kue tart di jual mulai harga 10rb-80rb rupiah saja per dusnya.

Satu informasi lagi untuk Pasar Senen Jakarta. Pasar ini merupakan pasar yang paling tua di Jakarta lh0. Sebelumnya pasar ini bernama Pasar Snees, dikarenakan perdagangannya yang berlangsung setiap hari Senin dan di dominasi oleh etnis China. Pasar Senen ini di bangun pada tahun 1735 dan hampir bersamaan dengan dibangunnya Pasar Tanah Abang Jakarta.

pusat grosir gedebage bandung

Pasar Induk Gedebage (Bandung)

Salah satu pasar yang paling besar di Bandung adalah Pasar Induk Gedebage. Pasar ini merupakan sentra pakaian bekas di Bandung. Pasar ini sangat banyak di kunjungi wisawatan dari luar daerah karena merupakan opsi lain untuk berbelanja baju selain di deretan Factory Outlet yang sudah menjamur di kota Bandung.

Pada saat akhir pekan, anda bisa berbaur dengan warga lokal Bandung dan wisatawan lainnya untuk mencari pakaian bekas yang berkualiyas di Pasar ini. Sama halnya seperti Pasar Senen di Jakarta, di Pasar Induk Gedebage anda bisa menemukan beraneka ragam untuk fashion seperti tas, sepatu, baju, dan aksesoris lainnya. Harga yang ada di pasaran pun juga relatif murah mulai dari 10rb-150rb rupiah untuk jeans impor yang masih bagus.

pasar beringharjo

Pasar Beringharjo (Yogyakarta)

Nah, jika kalian sudah pernah berkunjung atau sedang merencanakan liburan di Yogyakarta, tentunya terbesit di pikiran anda nama Beringharjo. Ya, Beringharjo adalah salah satu pasar tradisional yang ada di Yogyakarta yang berlokasi di pusat kota. Banyak sekali wisatawan yang datang ke Yogyakarta dan tidak mungkin untuk berkunjung ke pasar ini. Nama Pasar Beringharjo sudah ada sejak tahun 1925 tepat dimana bangsa Belanda masih menjajah negara Indonesia.

Pasar tradisional ini letaknya berada di Jalan Malioboro. Pasar yang berada di pusat keramaian kota ini adalah pasar yang paling besar di seluruh wilayah Yogyakarta. Selebumnya pasar ini adalah kawasan hutan beringin, oleh Sultan Hamengkubuwono IX lalu diberi nama Beringharjo. Hingga sekarang ini, hiruk pikuk pasar tradisional ini masih sangat kental. Wisatawan yang datang ke pasar ini baik itu wisatawan domestik, wisatawan mancanegara ataupun warga lokal berbaur di pasar ini dalam atmosfer tawar-menawar yang hangat.

Jika anda sedang mencari kain batik yang khas dari Yogyakarta dengan harga yang terjangkau, membeli kain baik di Pasar Beringharjo adalah pilihan yang tepat. Selain banyak sekali pilihan, tentunya anda bisa melakukan tawar menawar harga untuk menapatkan yang paling murah.

Jangan di ragukan lagi, soal batik tentu Pasar Beringharjo mempunyai semuanya. Mulai dari kain batik, kaos, sanal, kemeja, tas hingga sandal. Bahan yang digunakan mulai dari katun, sifon, hingga sutra. Dari 4 lantai di Pasar Beringharjo, lantai 2 dan 3 menyuguhkan atmosfer yang berbeda. Wangi herbal tentunya akan terasa ketika anda mulai naik di lantai 2 karena di sana adalah pusatnya jamu dan rempah-rempah. Sementara di lantai 3, para pengunjung bisa menemukan beragam benda-benda antik seperti kotak perhiasan dan lampu-lampu tua.

Selain itu di Pasar Beringharjo juga banyak di temui sajian kuliner khas Yogyakarta yaitu Gudeg dan Pecel. Jajanan lainnya yang bisa di temukan anta lain gethuk, es cincau, es campur atau klepon (makanan yang terbuat dari ketan manis yang disiram dengan gula merah dan di taburi parutan kelapa). Baik di pagi hari, sore, ataupun malam hari, Pasar Beringharjo bisa menjadi pilihan untuk anda yang bingung mau keluar mencari tempat unik di sekitaran kota Yogyakarta.

Di Pasar Beringharjo, wisatawan seperti belanja lintas zaman. Tak heran pasar ini terkenal hingga mancanegara.

pasar klewer solo

Pasar Klewer (Solo)

Jika di Yogyakarta mempunyai Pasar Beringharjo, maka kota Solo mempunyai Pasar Klewer sebagai keunggulannya. Pasar Klewer merupakan pusatnya pasar batik yang disebut pasar batik paling besar di Indonesia ini menyediakan berbagai macam kain batik tulis cap maupun batik tulis yang berbahan baku katun hingga sutera, dari motif Solo hingga Banyumas dan Pekalongan semuanya bisa di temukan di Pasar Klewer ini. Tinggal datang ke pusat kota Solo, maka para pengunjung atau wisatawan yang datang ke Solo bisa langsung menyambangi Pasar Klewer.

Selain batik tulis, pasar ini juga berkembang dan penjual menjajakan berbagai macam produk kain tekstil antara lain sprei, taplak, daster, korden dan juga aneka kerajinan yang cantik. Tak hanya itu saja, Pasar Klewer ini juga menyuguhkan aneka kuliner khas kota Solo dan Jawa Tengah seperti tengkleng, gempol plered, pecel pincuk, mendut, bubur saren dan es dawet khas kota Solo. Dawet atau cendolnya terbuat dari tepung beras yang ditambah dengan potongan nangka, bubut ketan hitam, bubur sumsum dan sebungkus tape warna hijau.

Nah, diatas adalah beberapa daftar Pasar di Indonesia Yang Paling Terkenal dan Ramai Pengunjung, apabila anda mempunyai referensi lainnya atau mempunyai pengalaman mengunjungi pasar di atas, silahkan bagikan melalui kolom komentar di bawah ini.